Forum JATAM
Monday, 25 May 2009

Gabungan lemahnya kebijakan Minyak dan Gas  - yang ditetapkan Presiden Megawati dan lemahnya kepemimpinan SBY-JK, membuat kasus Lapindo tak ada ujung. Puluhan ribu warga harus menanggung kelakuan buruk para pemimpin masa reformasi ini, mereka kehilangan hak atas perumahan, kesehatan, pendidikan, lingkungan yang sehat dan lainnya.

Kasus Lumpur Lapindo terjadi 3 tahun lalu, sampai ujung masa jabatannya, SBY-JK tak mampu memulihkan HAM korban lumpur Lapindo. SBY-JK tak mau tegas pada menterinya, Abu Rizal bakrie - pemilik utama PT Lapindo Brantas. Hingga pemilihan Presiden  di depan mata, tak satu pun Capres mengagendakan penyelesaian kasus Lapindo. Padahal, mereka berutang pada korban Lapindo. Merekalah dibalik pengesahan UU Migas No 22 tahun 2001, dibalik keluarya Perpres 14/2007 hingga mandegnya penegakan HAM dan  hukum kasus Lapindo di Kepolisian.

Bisakah para Capres  Pemilu 2009 ini memulihkan HAM  korban Lapindo? Sampaikan pendapat anda di Forum JATAM.

HOME
Gas Tangguh dan Debat Capres
on Friday, 03 July 2009  

Views : 22


Oleh : Kurtubi. Dimuat di Kompas, 3 Juli 2009

Dalam putaran kedua debat calon presiden bertema "Mengentaskan Kemiskinan dan Pengangguran", muncul pernyataan dan dialog menarik. Salah satu isu yang mengemuka adalah soal gas Tangguh yang dijual amat murah. Rendahnya harga jual gas Tangguh, berpangkal dari formula harga jual yang membatasi harga minyak mentah yang menjadi acuan, tidak boleh lebih tinggi dari 38 dollar AS/BBLS. Ini menghasilkan harga jual gas Tangguh flat, maksimal 3,35 dollar AS/MMBTU untuk kontrak penjualan jangka panjang. Padahal, bukti empiris dan teori menunjukkan harga gas selalu bergerak seirama harga minyak mentah yang amat dinamis.



User comments Quote this article in website Send to friend Save this to del.icio.us Read more...
 
Siaran Pers Bersama Menyikapi Situasi Keamanan Menjelang Pilpres Di Papua
on Friday, 03 July 2009  

Views : 20


Penyisiran dan penangkapan mahasiswa pegunungan di Papua juga berpengaruh pada keamanan diri mahasiswa Papua yang ada di Jakarta. Beberapa orang mahasiswa Papua di Jakarta merasakan intimidasi, setiap ada insiden di Papua, asrama mahasiswa selalu didatangi oleh intel dan menanyakan aktifitas mereka. 


User comments Quote this article in website Send to friend Save this to del.icio.us Read more...
 
Update Info Lomba Investigasi Korupsi : Korupsi di Sektor Pertambangan

Hampir sepertiga daratan negeri kita dikapling-kapling untuk ijin pertambangan. Bahkan, di tahun 2006 saja sudah ada 2.559 ijin pertambangan yang dikeluarkan oleh pemerintah, Itu belum termasuk ijin-ijin yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setelah otonomi daerah diberlakukan. Juga ijin-ijiin tambang galian C.

Mirisnya, pendapatan negara dari sektor tambang per September 2006 hanya Rp. 4,22 triliun (Tribun, 30/9/06), yang berasal dari royalti dan bagi hasil penjualan sejumlah perusahaan tambang.

Kemana larinya uang hasil penambangan tersebut? 

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 1 - 8 of 161
 

INFO KILAT

Tema: Korupsi di sektor pendidikan, kesehatan, pengelolaan sumberdaya alam, pertambangan, migas, penebangan kayu, perkebunan skala besar dan lainnya. Baca selengkap di www.jatam.org/content/blogcategory/55/58/

 

Login Form

AGENDA









logo_saung_125x125.gif

Pojok Lamin

Distamben Kaltim akhirnya meminta PT Fajar Bumi Sakti tidak menggarap ulang blok batu bara yang telah runtuh itu. "Diduga ada kelalaian soal keselamatan pekerja."

Baca lengkapnya di Layanan Publik JATAM (Intranet JATAM)  

RSS dan IKJ

JATAM RSS  - Umpan RSS

atau Daftar Info Kilat Jatam:

Lihat Tampilan

Jaring Pendapat

Siapakah yang paling diuntungkan dengan disahkannya UU Minerba?
 

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Buku JATAM

Dampingan Teknis


pesona_pagiku


Dapatkan Buku Terbaru JATAM

Buku JATAM Ini kumpulan kasus-kasus pertambangan, minyak dan gas sepanjang tahun 2001 hingga 2003. Buku ini berisi 99 artikel yang merekam kasus dan isu, mulai ExxonMobile di Aceh hingga tambang Freeport di Papua Barat.

Anda ingin mendapatkan buku ini?