Sungguh tragis nasib pulau Kalimantan. Setelah sebagian besar hutannya dirusak, kini ganti dikeruk habis-habisan oleh tambang. Di Kalimantan Timur sedikitnya ada 33 ijin Kontrak Karya dan 1.212 Kuasa Pertambangan - terbanyak di Indonesia. Sementara kawasan hutan terakhir Kalimantan Selatan - pegunungan Meratus, juga akan dibuka untuk tambang sebesar 311 ha.
Tiap tahun, luasan hutan dan lahan pangan Kalimantan menyusut berganti lahan pengerukan batubara dan kebun sawit skala besar. Sementara jumlah pengangguran dan pendududk miskin di sekitar kawasan eksploitasi di atas, angkanya cenderung naik.
Kalimantan bagai menggali kuburnya sendiri, bagaimana menurut anda? Sampaikan pendapat anda di Forum JATAM
Oleh : Dwitho Frasetiandy, WALHI Kalsel. Dimuat di Radar Banjarmasin tanggal 5 Februari 2010
Dengan 23 buah PKP2B dan 380 Kuasa Pertambangan (KP) yang mengkapling sekitar 1,8 Juta Hektare lahan di Kalimantan Selatan (sepertiga luas kalsel yang mencapai 3,7 Juta Hektare) tentunya akan menjadi sebuah permasalahan yang sangat serius jika ini tidak dibenahi, terutama menyangkut aspek ingkungannya. Apalagi Kalimantan Selatan menghasilkan batubara 78 juta ton/tahun, yang ternyata 70% batubara itu diekspor ke luar negeri, 29% dikirim ke pulau Jawa dan Bali.
Pernyataan Pers Bersama Koalisi Anti Mafia Kehutanan, 4 Februari 2010
PPNS Dephut, Polisi, dan Kejaksaan terbukti gagal menangkap para dalang terorganisir (masterminds) perusakan hutan Indonesia. PPATK pun sama saja. Karenanya, KPK menjadi harapan terakhir.
Siaran Pers Tim Advokasi Tolak Hak Pengusahaan Perairan Pesisir (HP3), 2 Februari 2010
Penolakan nelayan tradisional dan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil atas HP3 (Hak Pengusahaan Perairan Pesisir) terus berlanjut. Tak hanya unjuk perspektif di ruang-ruang publik, mereka juga telah mendaftarkan gugatan uji materi atas Undang-Undang No. 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (PWP-PPK) ke Mahkamah Konstitusi pada tanggal 13 Januari 2010 lalu.
1 gram emas didapatkan dengan membuang 2.100 kg limbah batuan dan tailing, dihasilkan 5,8 kg emisi beracun logam berat, timbal, Arsen, Merkuri dan Sianida
KLH memastikan aktivitas pertambangan batu bara merusak Taman Nasional Hutan Raya Bukit Soeharto, Kaltim. Dari hasil peninjauan , ada indikasi kuat pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup Tahura Bukit Soeharto terjadi akibat pertambangan.
Dari sebuah provinsi, yaitu Bangka Belitung (Babel), Indonesia
menguasai pasokan timah dunia. Karena dari timah Babel, Indonesia mampu
menjadi eksportir timah terbesar yang memasok sekitar 40 persen
kebutuhan timah dunia.