Forum JATAM
Monday, 04 August 2008

Empat tahun terakhir, kabinet Indonesia Bersatu sudah 3 kali menaikkan harga BBM dengan alasan sama : harga minyak dunia naik, subsidi yang melambung harus ditanggung pemerintah.  Tapi sepanjang waktu itu, tak ada tindakan genting dilakukan SBY untuk lepas dari ketergantungan BBM dan berdaulat atas sumber energinya. Yang terakhir terjadi lagi krisis listrik. Celakanya, batubara dan gas – energi alternatif tak terbarukan, malah sebagian besar dijual ke pihak asing. Siapa yang dilayani kabinet SBY sebenarnya? Sampaikan pendapat anda ke Forum JATAM

HOME
Sedimentasi Tailing Putuskan Rantai Makanan
on Friday, 05 September 2008  

Views : 5


JUBI - Salah satu kasus pembuangan tailing langsung ke sungai di Indonesia yang dilakukan perusahaan tambang raksasa di Mimika (PT Freeport Indonesia) menyebar hingga ke pantai Mimika dalam bentuk sedimentasi atau pasir halus menyerupai lumpur halus.


User comments Quote this article in website Send to friend Save this to del.icio.us Read more...
 
Buka Tabir Keterlibatan Asing terhadap UU Migas
on Wednesday, 03 September 2008  

Views : 62


Panggil Perwakilan USAID, Bank Dunia & ADB

Siaran Pers JATAM - KAU - ALKATRAS - WALHI - LIMA - SPI, 3 September 2008

Panitia Hak Angket BBM menemukan bukti keterlibatan lembaga donor bilateral Amerika Serikat (USAID) dalam merancang UU Minyak dan Gas Nomor 22/2001. Dana yang dialirkan untuk pembahasan itu selama kurun waktu 2001 hingga 2004 berjumlah 21,1 juta dollar AS atau sekitar Rp 200 miliar (Kompas, 27/08). Titik terang keterlibata asing dalam kebijakan energi ini harus segera diselidiki lebih mendalam.

 


User comments Quote this article in website Send to friend Save this to del.icio.us Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 1 - 7 of 74
Advertisement

INFO KILAT

Tambang emas PT IMN menguasai 11.641,45 ha lahan, akan menggunakan 2,038 juta liter air/hari dan akan membuang limbah tailing sebesar 2.361 ton/hari

 

Login Form

AGENDA









Pojok Lamin

Petani dari Desa Balong, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, yang tergabung dalam Masyarakat Tani Maju, kemarin unjuk rasa lagi. Mereka mendatangi gedung DPRD Jepara berdemonstrasi menolak penambangan pasir besi di daerah tersebut, khususnya di pesisir pantai. Penambangan pasir besi itu mengakibatkan abrasi,

RSS dan IKJ

JATAM RSS  - Umpan RSS

atau Daftar Info Kilat Jatam:

Lihat Tampilan

Jaring Pendapat

Setujukah anda jika tambang-tambang emas baru dibuka?
 

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Dampingan Teknis


gimbal03


Video Galeri